First Time

Pertama kali

Kurasakan cinta yang menyembuhkan  

Cinta yang selalu dekat 

Meski raga berjauhan 

Pertama kali 

Ku jatuh cinta pada kota ini

Bahkan provinsi ini 

Budaya ini 

Pertama kali 

Pertama kali

Pertama kali

Banyak hal-hal yang pertama kali kurasakan

Dan kulakukan itu bersamamu

Akan penuh tulisan ini

Jika kusebutkan satu persatu 

Terima kasih atas itu 

Dan maafkan aku 

Yang masih mencintaimu 

Meski tak kau pedulikan lagi itu 

Maafkan aku juga 

Jika kau merasa kepergianku yang sementara itu 

Adalah kepergianku selamanya

Memang bukan salahku

Tetapi biarkan kuturunkan egoku

Memohon maaf padamu

Karena mungkin bagimu 

Aku adalah antagonismu

Yang menghalangimu dari keinginan egoismu 

Sedangkan bagiku 

Kau adalah pemeran utamaku 

Sekarang 

Banyak pula hal-hal yang akan pertama kali kulakukan

Tanpamu 

Besok ku kan pulang ke pangkuan orang tuaku

Tanpa berpisah dahulu denganmu

Tanpa bertemu dahulu denganmu

Tanpa kau tunggu sampai mobil menjemputku

Tanpa kau tunggu kepulanganku 

Dan di hari itu juga 

Kau akan pulang ke rumah orang tuamu 

Dengan harapan yang sama 

Kita akan bertemu lagi nanti

Tetapi sekarang itu berbeda

Karena kau tak begitu lagi 

Kembalinya aku ke kota ini nanti 

Akan menjadi pertama kali 

Aku ke kota ini

Tanpa tujuan untuk bertemu denganmu 

Pertama kali 

Aku menjelajahi kota ini tanpamu 

Pertama kali 

Aku memulai hari dan mengakhiri malam tanpamu 

Pertama kali 

Aku melakukan banyak hal sendiri

Yang dahulu dengan senang hati kita akan bersama melakukannya 

Bagimu yang selalu bisa memulai hal yang sama dengan orang lain

Kau pasti tidak akan merasakan hal ini

Merasa asing di kota yang sangat dikenali 

Merasa asing dengan orang yang sangat kita cintai 

Merasa asing dengan hidup yang biasa kita jalani 

Tak apa 

Aku takkan mati karenanya

Memang takkan mati 

Tetapi mungkin hati kecilku akan mati 

Tersiksa

Tetapi hati itu pula yang meminta 

Untuk terus mencinta 

Mencintai dirimu apa adanya 

Dan apa yang telah kita lewati bersama 

Meski tak kau balas lagi rasa itu 

Pertama kali 

Kurasakan hati yang begitu patah dan hancur

Tetapi masih ingin berdetak dan melanjutkan cinta itu 

Kau tidak akan mengerti 

Hingga kau sendiri yang mengalaminya

Dan pasti kau akan mengalaminya

Suatu saat nanti

Pasti 

Rasa sakit yang kurasakan ini adalah 

Akibat dari cintaku yang sedalam itu

Dan rasa sakitmu di kemudian hari 

Bisa jadi adalah akibat perbuatanmu kemarin 

Atau akibat kesenanganmu kemarin 

Ingatlah selalu 

Jika kau melihat ke belakang 

Bahwa ada aku 

Orang yang selalu mencintaimu 

Mengharapkan keberadaanmu

Meski tak kau balas lagi rasa itu 

Kau lah yang tega mengakhiri ini semua 

Jadi jangan salahkan aku 

Jika di masa depan 

Kau melihat ke belakang 

Dan ingin kembali 

Aku sudah tidak ada di sana 

"I Love You But I'm Letting Go" 

Kemarin adalah lagu yang paling kutakuti

Lagu yang paling kutolak 

Tetapi sekarang ini menjadi favoritku 

Meski sakit 

Biarkan saja 

Aku sedang berduka 

Untuk kepergianmu meninggalkanku 

Dan kematian sebagian hidupku 

Akan tiba masanya 

Kulanjutkan lagi hidupku dengan penuh semangat 

Sebagai bagian hidupku yang tersisa 

Dan 

Sesungguhnya duka akan berpasangan dengan bahagia 

Mungkin sekarang aku berduka dan kau bahagia 

Pasti suatu hari nanti akan ada masa 

Untuk aku bahagia dan kau berduka 

Sekarang aku sakit melihatmu bahagia dengan orang lain

Di masa depan pun pasti akan datang giliranmu 

Tetapi tetap ku berharap

Cukup aku saja yang kau sakiti 

Karena perempuan lain belum tentu secinta aku 

Dan belum tentu sekuat aku 

Dan ku berharap

Hanya kau yang merasakan balasan perbuatanmu sendiri 

Di suatu masa nanti 

Merasakan sakit yang sama 

Seperti yang kurasakan sekarang 

Ingatlah 

Bahwa aku mencintaimu 

Jadi kulepaskan kepergianmu 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hai lagi blog:)

I am back!