Beauty & Misery

Kota ini akan tetap indah 

Bagaimanapun kita telah berpisah 

Kawasan Mandeh akan tetap megah

Dengan biru yang sangat cerah 

Semua tempat di sini 

Tetap akan menjadi indah 

Meski aku telah terpaksa berpisah

Di situ lah

Hal yang menjadikan tempat ini sebagai penjara 

Hal yang membuatku sengsara 

Seakan dikejar-kejar kenangan kita bersama 

Sejak awal di kota ini 

Kau telah menemani

Mengenalkanku pada semua hal di sini

Tentulah akan sulit bagi diri ini 

Mengubah pandangan tentang tempat ini 

Bahwa kota ini akan tetap indah

Tetapi tidak dengan hubungan kita berdua

Yang sudah tidak merekah

Dikarenakan keegoisanmu sendiri 

Sakit, hancur, lebur 

Membuatku tak tau 

Bagaimana melanjutkan hidup

Bagaimana memulai hidup tanpamu

Sedangkan hidupku selama ini selalu bersamamu 

Di manapun aku berada 

Meski kita berjauhan sekalipun

Selalu ada ruang besar di hatiku

Untuk kau duduk di singgasana itu 

Perpisahan kita di luar kehendakku 

Membuatku benar-benar tak berdaya 

Sengsara akan keputusanmu

Ibarat

Dilanjutkan akan luka

Karena kau telah mendua 

Ditinggalkan pun akan luka 

Karena aku telah tak berdua 

Tetapi tak apa harusnya bukan?

Jika terus bersama 

Meski terluka

Daripada sendiri saja?

Sekali-sekali tidak! 

Seharusnya berdua itu bahagia!

Dan sendiri pun bisa bahagia! 

Bukan bahagia bertiga! 

Hanya saja kau sudah menolak untuk memperjuangkan 'kita' 

Karena bagimu aku telah tiada

Bagimu aku hanyalah memori untuk dikenang saja 

Karena bagimu telah ada orang baru

Hingga tak perlu kau berpayah-payah memperjuangkan kita 

Kau hanya tinggal menikmati indahnya masa mula cinta 

Sungguh menyakitkan 

Dianggap hantu padahal masih bernafas!

Diaggap kenangan padahal masihlah milikmu dan milikku! 

Ah sudahlah 

Kota indah ini kini telah menjadi penjara

Keindahannya membuatku sengsara 

Aku mencintaimu

Jadi kubiarkan kau pergi 

Aku mencintaimu 

Jadi kulepaskan dirimu 

Aku mencintaimu 

Jadi kubebaskan dirimu meninggalkanku 

Memang sakit 

Sedalam itu ketulusanku

Sedalam itu pula lukaku 

Ingatlah! 

Ketulusanku mungkin sekarang tidak kau peduli 

Karena gelora cinta lain sedang kau nikmati 

Tetapi suatu saat 

Kau akan melihat ke belakang 

Dan penyesalan itu akan muncul di benakmu 

Tentang mengapa kau dahulu melakukan hal kejam itu

Tentang mengapa kau memaksa membuka buku baru

Padahal buku lama tetap kau simpan, kau baca sesekali 

Dengan alasan, kasihan bukunya jika ditutup 

Lalu beralasan, buku baru itu jatuh dari langit tanpa tau!

Sekali-sekali tidak! 

Bagimu buku lama sudah membosankan dan tak ingin kau lanjut baca

Hanya karena sempat kau berhenti membacanya 

Tetapi kau tak sanggup menahan perjuangan menuju akhir buku! 

Kau malah membuka buku baru 

Mencari buku yang serupa

Agar semuanya terasa segar kembali

Tetapi tidak!

Tak akan kau temukan buku yang sama jika kau cari

Tak akan kau temukan aku lagi jika di masa depan kau cari 

Karena sudah tidak ada jalan kembali

Karena jurang yang kau bentuk sendiri

Jurang di mana kau tinggalkan aku yang tak berdaya 

Mencekik jantungku melihatmu lanjut berjalan bersamanya 

Sedangkan aku sendiri di sini

Tertinggalkan oleh kekejaman dirimu 

Tetapi aku percaya! 

Jika jurang ini kau ciptakan 

Maka akan ada jalan lain untuk aku gunakan 

Meski jika harus memilih jalan memutar

Atau nanti akan ada seseorang yang mau menemaniku 

Atau nanti akan ada seseorang yang dapat terbang 

Membawaku melewatimu 

Aku tak tau 

Yang jelas sekarang aku sedang tertatih 

Mencari jalan lain agar tetap bisa lanjut berjalan ke depan 

Seluruh tulisanku ini akan menjadi saksi bisu perjuanganku

Untuk menerima diri  

Menerima bahwa semua keindahan yang kau berikan

Juga menjadi sengsara yang padaku kau jatuhkan 

Akan kusimpan kenangan keindahan kita

Di singgasana yang megah di hatiku 

Lalu kututup ruangan itu 

Sebagai museum untukku menetapkan standar masa depan 

Agar kenangan baru di masa depan dapat masuk ke hatiku

Walau aku tak tau dari siapakah itu akan berasal 

Dan kapan orang itu akan datang 

Karena aku tau 

Aku tidak akan berusaha mencari kenangan keindahan yang sama 

Seperti yang kau lakukan

Tetapi akan kucari kenangan yang berbeda 

Kenangan yang lebih indah daripada gelora sementara 

Dari sudut pandang berbeda 

Agar dapat kunikmati indahnya dunia 

Meski juga mendapat sengsara

Setiap lembar baru hidupku 

Tak pernah kucari dan kutulis hal yang sama

Selalu berbeda! 

Dan semuanya indah serta sengsara 

Tetapi memang begitulah

Perjuanganlah yang membuatnya bertahan

Hingga mencapai bahagia yang abadi karena dirahmati Tuhan 

Dan itulah yang tidak sanggup kau teruskan 

Yang kau inginkan hanyalah indah, indah, dan indah! 

Sekali lagi 

Tulisan-tulisan ini akan menjadi saksi bisu 

Penyembuhan diriku

Dari indahnya cintamu

Dan sengsaranya keputusanmu 

Aku mencintaimu 

Tetapi aku melepaskanmu  

Yang bukan takdirku akan selalu mendapat celah meninggalkanku

Yang menjadi takdirku akan selalu mendapat jalan pulang padaku 

Aku mencintaimu 

Tetapi kulepaskan dirimu pergi 

Sampai kita bertemu lagi 

Jika masih ada umurku 

Entah sebagai apa itu 

Siapa yang tau? 

Yang jelas

Aku mencintaimu! 

Jadi kulepaskan dirimu pergi! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

First Time

Hai lagi blog:)

I am back!