Wondering Why?

Mengapa?

Tangismu dahulu yang kau tumpahkan, untuk apa?

Tangismu beberapa waktu lalu, ketika kau enggan bertemu, untuk apa?

Apa kah sebenaranya yang kau tangisi? 

Ketika kau baru-baru ini mengunjungi 

Tempat yang biasa kita duduki 

Dan saling bercerita diri

Untuk apa? 

Untuk apa kau lakukan itu?

Sadarkah kamu

Janji dahulu sudah kita langitkan

Menguatkan hati bersama

Meski raga sedang terpisah 

Untuk perpisahan yang hanya sementara

Agar kembali bisa bersama

Merajut kembali kenangan berdua

Selama perpisahan itu pun

Perbuatanmu, perkataanmu

Telah membuatku percaya

Dan harapanku telah menjadi tinggi, setinggi langit

Sekuat janji yang kita dahulu langitkan 

Untuk kita bisa bersama kembali

Selepas kembalinya aku ke pelukanmu 

Tapi mengapa?

Tak sanggupkah kau menunggu?

Karena penantian itu harusnya berbuah sangat manis

Kita bisa melepaskan segala belenggu

Bersama

Lalu mengapa?

Mengapa tak kau katakan padaku 

Sejak awal ketika kau mulai menyerah

Lalu dasarnya, MENGAPA KAU MENYERAH?

Masih tak ku mengerti

Lalu kau mencari kenyamanan lain

Untuk mendapatkan kenyamanan yang sama dengan waktu bersamaku

Lalu kau merasakan deja vu

Menangis

JADI APA YANG KAU TANGISI?

Kepergianku?

Penyesalanmu?

Aku pergi untuk kembali

AKU PERGI UNTUK KEMBALI!

Sekarang pun sudah kembali!

Aku tidak pernah pergi! 

Ragaku memang sementara pergi

Tapi hatiku tidak pernah pergi!

Tapi kau lah yang memutuskan untuk pergi

Bersama seorang yang kau temukan

Ketika merindukanku 

Takkan pernah ku mengerti apa sebenarnya kehendakmu

Tangismu itu untuk apa?

Hampir gila rasanya memikirkan itu

Tak ku mengerti apa maksudmu!

Bahkan setelah kau menghancurkanku

Berkeping-keping hingga jadi remuk dan berdebu

Kau mendoakanku untuk sembuh?

Kau menangisiku?

Untuk apa?

Mengapa?

Mengapa mendoakanku sembuh atas luka yang kau timpakan kepadaku?

Mengapa?

Aku sudah meminta 

Agar kita kembali bersama

Agar kembali mengukir kenangan berdua

Agar kembali memecah celengan rinduku dan kau

Jika kau benar-benar merindukanku 

TETAPI

Mengapa menangis di hadapanku agar aku bisa melepaskanmu?

Mengapa menangis?

Apa maksud tangisanmu itu?

?  



Komentar

Postingan populer dari blog ini

First Time

Hai lagi blog:)

I am back!